Beranda » Bagaimana Nasib Marco Motta Dengan Persija Setelah Kembali Ke Italia?

Bagaimana Nasib Marco Motta Dengan Persija Setelah Kembali Ke Italia?

Marco Motta baru saja memutuskan untuk meninggalkan Indonesia dan kembali ke Italia. Lalu, bagaimana dengan masa depannya di Persija Jakarta?

Lewat akun Instagramnya, @marcomotta47, marco mengaku ia akan pulang ke Italia dalam waktu dekat. Bek berusia 35 tahun ini juga sudah tidak kerasan dengan kondisi yang terjadi di Indonesia.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Pulau Jawa hingga Bali pada 3 – 20 Juli 2021 membuat latihan Persija Jakarta diberhentikan untuk sementara.

Karena PPKM darurat itu, Motta pun terkurung di kediamannya dan tidak bisa beraktivitas dengan normal.

Mantan pelatih Juventus dan AS Rima itu juga tingga sendirian karena keluarganya saat ini berada di Italia.

Motta juga memastikan bahwa kepulangannya ke Italia itu tidak mempengaruhi nasibnya di Persija. Pamilik satu cap bersama Timnas Italia itu akan bertahan hingga kontraknya habis.

“Saya juga ingin memberi tahu Anda bahwa tidak ada yang berubah dalam pikiran saya. Saya tetap di sini. Saya di Persija Jakarta. Saya memutuskan untuk bertahan,” tutur Motta.

Motta juga ingin membayar kepercayaan supporter Persija Jakarta, The Jakmania. Militan Tim ibu kota itu selalu memberikannya dukungan secara maksimal selama ini, apalagi dari Media sosial.

“Saya memilih Persija dan ini yang ada di pikiran saya. Anda mempercayai saya, dan ini yang paling penting bagi saya,” tutur mantan pemain Timnas Italia itu.

“Saya ingin membayar kepercayaan Anda kepada saya di lapangan, segera mungkin memberikan yang terbaik untuk membantu tim meraih trofi.”

“Sampai jumpa, tetap kuat, dan jangan menyerah. Bye,” imbuh pemilik nomor punggung 47 di Persija itu mengakhiri.

Motta bergabung dengan persija pada awal Januari 2020. Namun, karena pandemic Covid – 19, bek berpostur tubuh 186 cm itu belum banyak bermain. Kontraknya bersama tim berjulukan Macan Kemayoran ini juga akan berakhir di pengujung tahun ini.

Motta memutuskan untuk kembali ke Negeri Pizza karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di ibu kota dan kompetisi yang tidak kunjung dimulai.

“Saya berharap Anda dalam kondisi sehat dan aman. Saya bisa memahami dan yakin bahwa Anda bosan dengan situasi saat ini karena saya juga begitu,” kata Motta dalam akun Instagram miliknya, @marcomotta47.

Motta mengaku tidak nyaman dengan kondisi di Indonesia saat ini. PPKM Darurat membuat aktivitas Persija Jakarta distop total, termasuk latihan.

“Saya lelah. Tapi sayangnya, inilah situasi saat ini. Saya tidak hanya berada di Indonesia sejak PPKM Darurat dimulai,” imbuh bek berusia 35 tahun tersebut.

Kepergian Motta ke Italia disinyalir berbarengan dengan pelatih Persija Jakarta, Angelo Alessio. Sebab, arsitek berusia 56 tahun itu juga mengisyaratkan kepulangannya ke kampung halamannya.

“Saya sangat berharap bahwa kita bisa kembali ke kehidupan normal dan terutama, kita bisa kembali berlatih untuk melakukan apa yang kita sukai dan kalian tunggu-tunggu,” tutur Motta

“Tapi, karena situasinya belum jelas. Saya memilih menghormati semua aturan dari klub dan Presiden Persija Jakarta,” jelas Motta.

Keputusan Motta mudik ke Italia bukan semata-mata disebabkan dengan kondisi di Indonesia. Bek berpostur 186 cm itu juga kangen dengan keluarganya.

“Mungkin dalam waktu dekat saya akan kembali ke Italia untuk mengunjungi keluarga saya. Sebab, saya sangat merindukan mereka,” tutur Motta.

whiskeyyourway

Kembali ke atas